Era Pep Guardiola bersama Manchester City telah menghadirkan dominasi luar biasa di sepak bola Inggris maupun Eropa. Namun, setiap era besar pada akhirnya akan mencapai titik akhir. Ketika hari itu tiba, manajemen City tentu harus mencari sosok yang mampu menjaga standar tinggi klub sekaligus membawa ide baru ke dalam tim.
Berikut empat pelatih yang dinilai layak menjadi penerus Guardiola di Etihad Stadium.
1. Xabi Alonso
Nama Xabi Alonso menjadi salah satu kandidat paling menarik. Mantan gelandang elegan ini sukses membangun reputasi sebagai pelatih muda berbakat berkat pendekatan taktik modern dan fleksibel.
Alonso dikenal mampu mengombinasikan penguasaan bola dengan transisi cepat, sesuatu yang sangat cocok dengan filosofi permainan Manchester City. Selain itu, ketenangannya dalam mengelola ruang ganti membuat banyak pihak menilai dirinya punya kapasitas menangani klub besar.
Sebagai mantan pemain elite yang pernah merasakan atmosfer kompetisi papan atas Eropa, Alonso juga memiliki karisma yang dibutuhkan untuk memimpin skuad bertabur bintang.
2. Mikel Arteta
Mikel Arteta mungkin menjadi kandidat paling realistis. Ia pernah menjadi asisten Guardiola di Manchester City sebelum membangun proyek besar bersama Arsenal.
Arteta memahami detail filosofi Guardiola, mulai dari pola pressing, build-up, hingga kontrol permainan. Karena itu, transisi gaya bermain di City kemungkinan tidak akan terlalu drastis jika dirinya kembali ke Etihad.
Di bawah kepemimpinannya, Arsenal berkembang menjadi penantang serius gelar Liga Inggris. Kemampuan Arteta mengembangkan pemain muda dan membangun identitas tim menjadi nilai tambah yang sangat penting bagi masa depan City.
3. Roberto De Zerbi
Nama Roberto De Zerbi sering dikaitkan dengan klub-klub besar Eropa berkat pendekatan taktik menyerang yang atraktif. Filosofinya dianggap memiliki kemiripan dengan Guardiola, terutama dalam keberanian memainkan bola dari lini belakang dan mengontrol tempo pertandingan.
De Zerbi dikenal sebagai pelatih yang berani mengambil risiko dan mampu meningkatkan performa pemain secara signifikan. Dengan skuad berkualitas seperti Manchester City, ide-idenya berpotensi berkembang lebih maksimal.
Jika City ingin tetap mempertahankan identitas sepak bola ofensif setelah era Guardiola berakhir, De Zerbi bisa menjadi opsi yang sangat menarik.
4. Julian Nagelsmann
Julian Nagelsmann sudah lama dianggap sebagai salah satu pelatih muda terbaik dunia. Meski usianya relatif muda, pengalaman melatih klub besar membuatnya memiliki kapasitas untuk menangani tekanan tinggi.
Nagelsmann terkenal inovatif dalam menyusun taktik dan fleksibel dalam memilih formasi. Ia juga memiliki kemampuan membaca pertandingan dengan sangat baik, sesuatu yang sangat dibutuhkan di level elite.
Dengan pendekatan modern dan keberanian bereksperimen, Nagelsmann bisa membawa evolusi baru bagi Manchester City tanpa harus meninggalkan identitas menyerang yang sudah dibangun Guardiola.




Portugal Hancurkan Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026
Norway vs Senegal: Duel Sengit Berakhir untuk Kemenangan Norwegia 3-2
Belanda Hancurkan Swedia 5-1, Tunjukkan Kelas di Piala Dunia 2026